dalam kelam yang bersahaja aku masih saja diam.
ada gemericik tanya yg mencuat.
ada kata yang tak terunggap
semuanya tak tampak dalam gulungan2 gelap yang sekarang sedang menyelimuti.
aku berdiri merentang tangan melawan badai yang menerpa.
aku mencari.. namun tak kutemukan celah cahaya yg menyeringai.
aku kembali diam
dan kini kusadari ternyata mataku terpejam
ada beribu maaf dari dalam sedalam2 hatiku untukmu
yang mungkin hanya 1 atau hanya 2 maaf yg tersirat
namun 3 dan yang beribu-ribu lainnya hanya tersurat
maaf atas segalanya..
(Yayan Syahfajar)
ada gemericik tanya yg mencuat.
ada kata yang tak terunggap
semuanya tak tampak dalam gulungan2 gelap yang sekarang sedang menyelimuti.
aku berdiri merentang tangan melawan badai yang menerpa.
aku mencari.. namun tak kutemukan celah cahaya yg menyeringai.
aku kembali diam
dan kini kusadari ternyata mataku terpejam
ada beribu maaf dari dalam sedalam2 hatiku untukmu
yang mungkin hanya 1 atau hanya 2 maaf yg tersirat
namun 3 dan yang beribu-ribu lainnya hanya tersurat
maaf atas segalanya..
(Yayan Syahfajar)