Penaku menari-nari di atas lembaran putih
Seakan tak mau henti menorehkan cerita tentangmu
Bahkan ribuan lembar kertas pun tak cukup untuk mengurai kisahmu
Setiap malam pergi mengaji menjadi kambing hitam
Ketika mengaji usai rasanya enggan pulang
Kadang sampai pagi mata tak terpejam
Membayangkan wajah dan senyuman sang pangeran
Tiap saat rindu ingin bertemu
Bergandeng tangan, bertatap muka dan bercanda ria
semuanya terasa indah hingga tak mampu untuk dilupakan
Bahkan ingin selalu terulang
ahh..kasmaran :)
(Dwi Retno Pratiwi)
Seakan tak mau henti menorehkan cerita tentangmu
Bahkan ribuan lembar kertas pun tak cukup untuk mengurai kisahmu
Setiap malam pergi mengaji menjadi kambing hitam
Ketika mengaji usai rasanya enggan pulang
Kadang sampai pagi mata tak terpejam
Membayangkan wajah dan senyuman sang pangeran
Tiap saat rindu ingin bertemu
Bergandeng tangan, bertatap muka dan bercanda ria
semuanya terasa indah hingga tak mampu untuk dilupakan
Bahkan ingin selalu terulang
ahh..kasmaran :)
(Dwi Retno Pratiwi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar