Kamis, 07 Maret 2013

Antara Medan-Jogja

Satu kata yang selalu terlintas di benakku saat mengingatmu adalah 'rindu'
bagaimana denganmu???

Kisah kita terpaut jarak yang cukup jauh
terpisahkan oleh dimensi ruang yang terus mencekikku
dan untuk kesekian kalinya, aku harus mengatakan bahwa aku 'rindu'

Pertemuan singkat waktu itu tak pernah lepas dari ingatanku
aku ibarat tersihir oleh sikap dan pesonamu
bak kapas terhempas badai
terbang... Melayang jauh...
Tanpa ingatan

tetapi,,,
mengapa saat itu waktu seakan berputar begitu cepat??
Dan akhirnya kau harus kembali ke kotamu,Jogja....

Saat itu air mataku jatuh berderai
namun harus aku sadari
tempatmu disana dan aku disini
aku yakin semua akan indah pada waktunya
dimana tidak akan ada lagi Medan-Jogja
karena kita akan pergi ke negeri sakura bersama ^_^

(Dwi Retno Pratiwi)

Kasmaran

Penaku menari-nari di atas lembaran putih
Seakan tak mau henti menorehkan cerita tentangmu
Bahkan ribuan lembar kertas pun tak cukup untuk mengurai kisahmu

Setiap malam pergi mengaji menjadi kambing hitam
Ketika mengaji usai rasanya enggan pulang
Kadang sampai pagi mata tak terpejam
Membayangkan wajah dan senyuman sang pangeran

Tiap saat rindu ingin bertemu
Bergandeng tangan, bertatap muka dan bercanda ria
semuanya terasa indah hingga tak mampu untuk dilupakan
Bahkan ingin selalu terulang
ahh..kasmaran :)

(Dwi Retno Pratiwi)

Fajar


Fajar mulai terbit menggantikan sang putri malam
Pelangi seolah tak mau kalah menggantikan hujan
Burung-burung kecil pun turut ikut bernyanyi riang
Saat sakura mulai bermekaran kembali di hati

Kupersembahkan lagi kanvas hidupku untukmu
Untuk kau warnai seindah pelangi dikala hujan reda
Ku percayakan lagi hatiku padamu
untuk kau jaga sampai nanti

Aku yang kini tersadar ternyata begitu menyayangimu
Aku yang kini tersadar takkan pernah mau untuk melepasmu lagi
Kau ibarat embun pagi yang menyapa rongga dada dan memberikan kesejukan
karenamu, hidupku bertambah sempurna
kau adalah fajarku yang menerangi setiap detik hidupku :*

(Dwi Retno Pratiwi)