Sabtu, 19 Mei 2012

Maaf


Maaf..
Aku tau bagaimana perasaanmu saat aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini,,
Hancur, kecewa, sakit hati, luluh lantah, remuk redam..
Tapi jika kita teruskan hubungan ini, aku akan membuatmu jauh lebih sakit dari ini..

Aku terima semua cacian yang kau berikankepadaku,
Karena mungkin semua ini bagian dari konsekuensi keputusan yang telah aku pilih..
Aku pergi bukan karena dia dan bukan untuk dia…
Tapi aku pergi karena tak mau menyakitimu lagi..

Aku tau sampai saat ini kamu belum bisa terima keputusan ini,,
Andai bisa bertukar posisi, akan aku lakukan itu..
Lebih baik aku yang sakit hati daripada aku harus menyakiti 
Dan terus menerus di bayangi perasaan bersalah….
Hanya kata maaf yang mampu terucap dari bibir ini
Atas semua yang telah ku lakukan padamu
Mungkin kata maaf takkkan cukup untuk menebus semua dosa-dosaku padamu..
Dan mungkin kata maaf itu mudah untuk di ucapkan..
Tetapi yang terindah adalah memaafkan..
Aku mengharapkan kebesaran hatimu untuk memaafkan aku..
Aku tau di balik keegoisanmu, kamu itu adalah oramg yang lembut dan brjiwa besar.
Maaf..

(Dwi Retno Pratiwi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar